Pages

Minggu, 18 November 2012

Dampak Positif dan Dampak Negatif Homeschooling Bagi Anak

ILMU SOSIAL DASAR
DAMPAK POSITIF DAN DAMPAK NEGATIF HOMESCHOOLING BAGI ANAK
MAKALAH
Diajukan Sebagai Salah Satu Tugas Soft Skill


Nama : Martin Surya Darma
NPM: 24112464
Kelas: 1KB04


UNIVERSITAS GUNADARMA
2012/2013

Ø ABSTRAKSI

Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam hidup ini. Tanpa pendidikan kita ketinggalan zaman. Dengan pendidikan kita bisa balajar banyak hal dari yang belum kita ketahui menjadi mengerti akan segalanya. Hidup kita akan menjadi gelap tanpa ada pendidikan. Hidup tanpa pendidikan membuat seseorang tidak mengerti makna hidup, tidak mengerti tujuan hidup, dan buta akan segalanya. Pedidikan membuat kita belajar tentang banyak hal yang ada di lingkungan sekitar kita. Pendidikan juga mampu menambah pengalaman hidup kita. Sehingga kita mampu memaknai setiap hal-hal  yang ada di sekitar kita.

Ø PENDAHULUAN

Dalam hal ini kita telah mengetahui ada banyak alternatif pendidikan untuk anak. Mulai dari pendidikan yang formal, non-formal, hingga informal. Sehingga membuat sebagian orang tua bingung dalam memilih jalur pendidikan yang terbaik untuk anak mereka. Para orang tua tentu menginginkan anak mereka mendapatkan pendidikan yang terbaik dan menjadi seorang anak yang mampu memiliki pengetahuan yang bermanfaat. Mereka juga akan memilih jalur pendidikan yang mereka anggap terbaik untuk anak mereka. Kebanyakan orang tua bingung untuk memilih jalur pendidikan yang terbaik untuk anak mereka. Kimi orang tua lebih memilih pendidikan formal untuk anaknya. Namun, disamping itu juga banyak jalur pendidikan yang lain. Misalnya saja lembaga-lembaga privat, homeschooling, pendidikan anak usia dini, pendidikan kesetaraan (paket A, paket B, dan paket C). dan lain sebagainya.
                

Ø LATAR BELAKANG

Homeschooling adalah sebuah sarana pembelajaran yang dilakukan sendiri dan diluar sekolah formal. Homeschooling bisa disebut dengan sekolah mandiri. Sekolah yang mendidik anak secara terpusat dan membimbing anak sesuai dengan nilai-nilai yang ingin dikembangkan. Berbeda dengan sekolah-sekolah formal pada umumnya. Sekolah-sekolah formal pada umumnya terdiri dari banyak siswa dengan satu atau dua guru. Namun homeschooling terdiri dari hanya satu, dua, atau hanya beberapa siswa. Homeschooling dapat dibimbing dengan satu guru, banyak guru, atau bahkan tanpa seorang guru. Homeschooling adalah sebuah sarana pembelajaran, hanya saja siswa tidak pergi ke sekolah seperti siswa yang balajar di sekolah pada umumnya. Homeschooling sering dianggap sekolah yang cenderung individual. Homeschooling ini cenderung membuat peserta didik mampu menyesuaikan diri dengan orang yang lebih tua dan cenderung terlindungi dari pergaulan bebas atau pergaulan yang tidak sesuai dengan norma, karena peserta didik belajar secara indivdu. Peserta didik mampu menyesuaikan diri dengan orang yang lebih tua dari diri mereka, karena di dalam pembelajarannya peserta didik lebih banyak berkomunikasi dengan orang-orang yang lebih tua dari mereka untuk menambah pengetahuannya sesuai dengan apa yang dia inginkan.

Ø BATASAN MASALAH
-Dampak Positif Homeschooling Terhadap Anak
-Dampak Negatif Homeschooling Terhadap Anak




Ø ISI

Dampak Positif Homeschooling Terhadap Anak”

1.      Homeschooling memiliki kebebasan dalam belajar, serta memiliki kesempatan untuk terus mengeksplorasi seluruh potensi yang ada dalam diri tanpa dibatasi oleh aturan-aturan sekolah.
2.      Homeschooling mengurangi anak dalam kontak sosial terhadap lingkungan luar yang dapat memberikan pengaruh buruk seperti narkoba, tawuran, maupun pergaulan bebas.
3.       Siswa bisa langsung praktek apabila ada praktek, dan sesuai kebutuhan yang di inginkan.
4.      Lebih dekat dengan keluarga atau lingkungan sekitar rumah.
5.      Homeschooling bersifat ekonomis karena segala segala biaya dan kebutuhan dapat disesuaikan dengan kemampuan keluarga serta diatur oleh keluarga itu sendiri, sehingga keluarga dapat menentukan apa saja yang mereka perlukan.

Dampak Negatif Homeschooling Terhadap Anak”

1.      Siswa tidak bisa bersosialisasi dengan teman sebayanya.
2.      Siswa tidak mampu bekerja dalam tim,  karena kecenderungannya yang bekerja secara individu.
3.      Siswa tidak memiliki wawasan yang luas dalam artian si siswa menjadi kurang pergaulan.
4.       Orang tua harus lebih fokus untuk memonitor perkembangan pendidikan anak.
5.      Kejiwaan siswa menjadi kurang baik karena seluruh rutinitas dilaksanakan di rumah tanpa ada perubahan suasana belajar.


Ø KESIMPULAN

            Jadi, saya dapat menyimpulkan bahwa Homeschooling sebenarnya baik  dalam mengajarnya karena dapat  mengurangi anak kontak langsung terhadap lingkungan luar yang bisa membuat anak menjadi bebas dalam bergaul. Tetapi keterbatasan homeschooling itu juga dapat membuat kejiwaan anak menjadi kurang baik dan anak bisa bersikap individu. Namun, itu semua tergantung dari kemampuan, dan persetujuan keluarga untuk memilah pendidikan anak. Yang terpenting orang tua harus tetap mensupport anaknya dalam memilih pendidikan agar tidak ada paksaan dalam memilih pendidikan.


Ø DAFTAR PUSTAKA





Tidak ada komentar:

Posting Komentar